Dari Selatan dan Utara Bertemu di UGM (Lanjutan)
Bagian III
Cinta Itu Akhirnya Pun Tumbuh
Pantai Parangtritis terkenal dengan pasir hitamnya yang lembut dan ombaknya yang menggoda. Rahwana dan Sita mengatur waktu untuk pergi bersama dan menikmati keajaiban pantai itu. Mereka merasa terkesima oleh pemandangan yang spektakuler saat matahari terbenam di cakrawala dan menyinari permukaan laut yang luas.
Rahwana dan Sita pada sore hari itu dengan motor bututnya Rahwana berjalan menembus hiruk pikuk nya kota Yogya menuju pantai Parangtritis menghabiskan waktu berjalan-jalan di sepanjang pantai, sambil menghirup udara segar, dan bermain-main di tepi air. Mereka tertawa riang saat ombak mencoba mengenai kaki mereka dan membasahi celana mereka dan menikmati sensasi angin laut pada sore itu yang menyapu rambut mereka.
Saat malam tiba, Rahwana dan Sita duduk bersama di pinggir pantai, menikmati gemerlap bintang di langit. Mereka bercerita satu sama lain tentang mimpi dan harapan mereka di masa depan. Rahwana menjanjikan untuk selalu mendukung impian Sita, dan Sita memberikan dukungan penuh untuk semua tujuan yang ingin dicapai Rahwana.
Pada saat itulah Sita berkata jujur dengan masa lalunya yang bisa dikatan cukup kelam begitu juga dengan Rahwana, Rahwana merasa bahwa tempat ini menjadi saksi cinta mereka yang tumbuh dan berkembang. Dia merasa begitu beruntung memiliki Sita di sisinya dan tahu bahwa mereka adalah pasangan yang tak terpisahkan. Mereka saling memandang dengan penuh cinta, dan Rahwana berkata, "Sita, aku bersyukur karena bisa berbagi petualangan ini denganmu. Kamu membuat hidupku lebih berarti dan indah. Aku mencintaimu."
Sita tersenyum dan menjawab, "Aku juga mencintaimu, Rahwana. Kita telah menemukan kebahagiaan bersama dan aku tak sabar untuk menjalani petualangan lainnya denganmu."
Mereka merangkul satu sama lain, tanpa mereka sadar Rahwana mencium bibir mungil Sita di tepi pantai pada malam itu, menikmati momen romantis mereka di bawah cahaya bulan. Pantai Parangtritis telah menjadi saksi dari awal cerita cinta mereka,
Setelah Rahwana dan Sita resmi menjadi pasangan, mereka memutuskan untuk menjalani petualangan baru di Kaliurang, tepian Gunung Merapi di Yogyakarta tidak lama setelah selesainya tragedi meletusnya gunung Merapi. Mereka ingin menjelajahi keindahan alam yang menakjubkan dan merasakan kedamaian di kawasan tersebut.
Dengan semangat petualangan yang menggebu-gebu, Rahwana dan Sita berangkat menuju Kaliurang. Mereka melintasi jalan-jalan berkelok, menghirup udara segar yang membangkitkan semangat petualangan mereka. Pemandangan pegunungan yang megah dan hamparan hijau yang menghampar membuat hati mereka berbunga-bunga.
Sampai di Kaliurang, Rahwana dan Sita menikmati keindahan panorama Gunung Merapi dari jauh. Mereka merasakan getaran alam yang kuat dan kebesaran Gunung Merapi yang memikat hati. Mereka terpesona oleh keindahan alam yang menakjubkan dan memutuskan untuk menjelajahi lebih jauh.
Di tepian Gunung Merapi, mereka menemukan kedamaian dan keindahan yang melampaui kata-kata. Mereka menyadari bahwa petualangan hidup mereka sebagai pasangan baru saja dimulai, dan mereka siap menghadapinya dengan penuh cinta, keberanian, dan kepercayaan satu sama lain.
Akhirnya, saat waktu untuk istirahat pun tiba, Rahwana dan Sita pergi ke kamar mereka. Mereka berbaring berdampingan, saling memandangi dengan penuh cinta. Di dalam keheningan, mereka merasakan kehadiran satu sama lain yang membuat hati mereka berbunga.
Saat itu, Rahwana meraih tangan Sita dan berkata dengan lembut, "Sita, aku merasa beruntung bisa berada di sini denganmu. Kaliurang dan Gunung Merapi memberi kita kesempatan untuk merasakan keindahan alam dan memperkuat cinta kita. Aku berjanji untuk selalu menjadi pendampingmu, menjaga dan mencintaimu sepanjang hidupku."
Sita tersenyum dan membalas, "Rahwana, aku sangat bersyukur memilikimu sebagai pasanganku. Petualangan ini menguatkan ikatan kita dan membuatku semakin yakin bahwa kita adalah jodoh yang ditakdirkan. Aku siap menjalani hidup ini denganmu, menghadapi suka dan duka, dan merasakan kebahagiaan bersamamu."
Mereka saling berpelukan, merasakan kehangatan cinta yang melingkupi mereka. Dalam pelukan itu, mereka tertidur dengan damai, mengetahui bahwa mereka telah menemukan satu sama lain di tengah keindahan Kaliurang, tepian Gunung Merapi.
Bagian IV
Semua Tak Seindah yang Dibayangkan
Tak terasa waktu satu tahun telah terlewati meskipun Rahwana dan Sita telah menemukan cinta sejati mereka di Pantai Parangtritis sampai gunung Merapi, takdir mempertemukan mereka dengan tantangan akhirnya datang juga. Di tengah perjalanan mereka, mereka bertemu dengan seorang mahasiswi bernama Mandodari yang juga berasal dari kampung halaman Rahwana, tak disangka Mandodari telah berhasil masuk ke kampus UGM sebagai mahasiswi baru tahun itu.
Bersambung
Komentar